Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan

Minggu, 31 Juli 2011

Jai Ho~~

Ngeh.. akhir2 ni lagi tergila ama lagu ini..Judulnya Jai-Ho
Lagu India lho ini. Gue denger lagu ini pertama kali dari film Slumdog Millionare. Lagu ini diputer pas di credits film. My Lovely Dev Patel dansa2 ala India di credits film ini.. Wohohoho..

You're so SEXY, Dev ! XD

Yang gue suka adalah dance di credits film ini.. Wow bener2 keren deh. Apalagi pas liat Dev Patel dansa bareng Freida Pinto. Wow.. AWESOME.

Lagu ini juga di nyanyiin lagi sama Pussycat Dolls lho.Tapi liriknya jadi bahasa inggris. Dari iramanya sih lagu ini asik banget buat dance. Sampe2 jadi kepengen dance gara2 nih lagu. Tapi pake gayanya Dev Patel di credits film Slumdog Millionare deh. Hahaha

This song is Totally Awesome for you and will make you dancing.

FYI yang ga penting, Wajah Dev Patel ngingetin gue sama salah satu cowok yang gue kenal. Hahaha.. Walaupun dia ga sekeren dan seganteng Dev Patel. How are you my taichou, Erizawa Hidehira-chan ? XD

Kamis, 03 Februari 2011

The Commuter. Make a great film with your phone

Gue seneng banget sama Film berjudul The Commuter.. Film pendek yang berdurasi 7 menit 30 detik ini merupakan film action comedy yang cukup mantep karena diambil dengan menggunakan kamera ponsel. The Commuter sendiri merupakan film promosi dari produsen hp ternama bernama Nokia yang telah meluncurkan tipe terbarunya yaitu Nokia N8.


Film ini dibintangi oleh aktor favorit saya yaitu Dev Patel serta bintang seksi yg sempet maen di TV Series V.I.P yaitu Pamela Anderson dan beberapa bintang dari Inggris lainnya.. Film ini di sutradarai oleh McHenry bersaudara.

Film ini bercerita tentang The Commuter yang di perankan oleh Dev Patel. Hari itu adalah hari pertama ia bekerja dan ia mengawalinya dengan senyuman dan semangat pagi.


Tapi ketika akan berangkat, ia melihat ban mobilnya sudah di gembok oleh seorang petugas lalu lintas (Charles Dance) karena parkir sembarangan dan ia harus bayar 500 poundsterling. Padahal Commuter bermaksud untuk segera pergi ke kantornya karena itu adalah hari pertamanya dan dia ga mau telat. Tapi karena dia ga bisa nentang si Traffic Warden ini, dia akhirnya memutuskan menggunakan bus saja.
 

Tapi bukannya naik ke bus malah pandangannya tertuju pada poster yang terpampang di bis itu. Poster tsb adl film The Assasinator.. Posternya kayak gambar di sebelah kanan


   


Tapi tiba2 posternya berubah dan jadi kayak gini

 
Ekspresinya bikin ngakak

Tiba2 ia merasa sekelilingnya jadi beda. Ia ketemu lagi sama si Traffic Warden dan tanpa pikir panjang Traffic Warden menembaknya dengan Rifle gun.

Merasa dirinya terancam, Commuter pun lari dari tembakan Traffic Warden dengan sepeda yg ada di situ. Setelah kabur dan merasa aman, ia pun sampai di sebuah tempat dengan nuansa Chinese.
Ia bertemu dengan bapak2 buta atau Blind Man (Tom So) dan tiba2 menyerang Commuter dengan tongkatnya. Ia diseran habis2an dan berusaha bertahan dengan menjadikan kopernya sebagai tameng.

Beruntung tongkatnya Blind man nyangkut dan ia berhasil meloloskan diri. Ia sampai di atap sebuah gedung untuk mencari jalan supaya ia bisa sampai di kantornya dengan selamat.

    



Tapi tiba2 saja ia dihadang oleh 3 parkour bankers dan 3 bankers tersebut mengejar-ngejar Commuter di atap gedung. Commuter pun lari terbirit-birit menghindari kejaran 3 bankers itu. Karena panik dan terlalu fokus untuk tetap lari menghindar dari para bankers, Commuter pun tak menyadari bahwa ia berada di pinggir atap dan ia pun terjatuh..
 
 
               
Si Commuter jatuh ke sebuah balkoni hotel dan merangkak ga jelas sampai membuat koper2 berantakan saat seorang wanita yang merupakan tamu hotel (Pamela Anderson) sedang berdandan,ia terkejut sesorang membuat koper2 dan barangnya berantakan.. Tapi tampangnya si Commuter aneh banget. Ia menuju depan pintu kamar,mengatur nafasnya dan dengan perasaan panik berkata "Sorry.. I am going for work"
    
  Ekspresinya ga nahan   

 

 
                                                                masih dalam keadaan panik

Commuter pun berlari menuju pintu keluar hotel. Dan ia pun sampai di depan lift dan masuk ke dalamnya..

sumpah muka lu ga nahan, Dev ! Kocak banget !


Commuter terus berlari menuju pintu keluar hotel. Ia menemukan sebuah mobil racing.Tanpa basa-basi ia langsung masuk. Padahal disitu ada cewenya yang punya mobil (yang punya mobil lagi ngomong sama petugas hotel). Mobilnya langsung dibawa kabur gitu aja beserta cewenya. Commuter mengendarai dengan kecepatan tinggi dan juga ugal2an saking terburu ingin datang ke kantor.

 
 


 
   Hey.. Cewek gue kok dibawa ??     

                                                                              Mengendarai dengan panik

Akhirnya setelah berkendara dengan ugal2an demi mencapai kantornya,ia pun sampai juga di kantor dan bebas dari kejaran orang2 yang mengincarnya.. Si cewe yang di mobil itu pun memuji cara berkendara Commuter dengan mengatakan "Wow.. You're Amazing !"


Tiba2 saja setting berubah kembali ke halte bus dan supir bus berteriak-teriak apakah Commuter mau naik bisnya apa nggak. Commuter yang sedang melamun akhirnya sadar dari lamunannya dan dia tetep memandangi poster film The Assasinator itu. Supir bis pun akhirnya pergi dan ia sadar itu hanya imajinasinya saja. Si Commuter pun melihat sekelilingnya dan ia melihat Traffic Warden tersenyum licik padanya dan the Commuter pun mulai panik.
 
Ngelamun


  
Woy.. Mau naik apa nggak ??


Hahahaha.. Short film ini emang Kakkoi banget.. Ceritanya emang lebih mengandung unsur action tapi ada unsur kocaknya terutama kalo ngeliat ekspresinya Dev Patel. Semua scene pada film ini murni di ambil dengan kamera Hp.. Gue juga waktu nonton filmnya emang ga percaya banget. Tapi setelah liat behind the scenenya, gue percaya 100% di ambil pake hp Nokia N8. Hp ini emang bagus banget buat bikin film dan ngerekam video. Gue emang belum nyobain sih make N8 tapi ngeliat The Commuter ini, ga nyangka bisa menghasilkan film pendek yang bagus,keren dan berkualitas pula sama aja kayak make kamera yang khusus buat bikin film.

Menurut gue sih kelebihan dari film ini adalah karena menggunakan kamera hp sehingga hasilnya sama bagusnya dengan film yang menggunakan kamera khusus buat bikin film (gue lupa namanya) sedangkan kalau kekurangannya .. bagi gue sih, ga ada. Perfecto banget..


Bagi yang mau liat videonya, silahkan liat disini


The Commuter gue kasih nilai 90 dan rating 5 star sekaligus.

Selasa, 21 Desember 2010

Slumdog Millionare Review

I'm Late to Review this Film but Is That wrong i make review 2 years after this Movie release ??


Bahasa Inggris gue emang masih ngaco. Padahal gue mau tuh kalo dapet beasiswa kuliah ke Inggris (Awalnya ke Jepang sekarang ke Inggris. Yang bener yang mana sih ?)

Jyoudan.. Jyoudan.. Njya.. Back to Topic







 


Entah kenapa film ini membuat hidupku lebih termotivasi untuk terus maju. Film India yang di garap oleh Sutradara Hollywood ini memang pantas diberi 4 jempol karena film ini aku anggap sangat bagus sekali. Mengapa kukatakan bagus ? Mungkin kalian akan merasa malu dan juga takjub saat menonton film ini. Bayangkan seseorang yang tidak memiliki pendidikan tinggi bisa menjawab semua pertanyaan dalam sebuah kuis. Ia tidak pintar, Ia tidak beruntung, Ia tidak curang tapi kenyataannya Itu adalah takdirnya.


Kisah tersebut adalah kisah Jamal Malik (Dev Patel). Seorang pemuda muslim berusia 18 tahun yang tinggal di Mumbai. Ia awalnya adalah seorang anak jalanan yang mengalami kejamnya hidup. Tapi semakin dewasa, ia meninggalkan kehidupannya sebagai "berandal jalanan" dan menjadi pemuda yang baik layaknya orang yang berpendidikan tinggi. Ia mengikuti kuis "Who Wants To Be A Millionaire ?" versi India yang acara tersebut di bawakan oleh Prem (Anil Kapoor).Ia berhasil menjawab semua pertanyaan yang di tanyakan dengan benar. Amazing Huh ? Sehari sebelum pertanyaan terakhir ditanyakan, ia ditangkap dan di interogasi oleh seorang inspektur polisi (Irfan Khan) untuk membuktikan apakah dia berbuat curang atau tidak (Pembawa acaranya aja curiga. Jamal diduga berbuat curang). Tapi setelah di interogasi, ia memang anak yang jujur. Jamal kembali di bawa ke acara tsb dan dia pun memenangkan uang 20 juta Rupee.


Jamal mengaku bahwa ia ikut kuis itu berharap his first love, Latika (Freida Pinto) melihatnya di TV karena Latika suka dengan acara tersebut. Jamal juga mengaku bahwa ia tidak ingin menjadi millionare. Ia hanya seorang Slumdog dan seorang chai wallah. Jamal sendiri bekerja sebagai asisten dan chai wallah (penyuguh teh) di call center XL 5 Mobilephone. (mungkin semacam provider handphone). Perlu kalian ketahui bahwa soal2 yang ditanyakan untuk Jamal ada hubungannya dengan masa lalunya, seperti soal ttg revolver,pemain film zanjeer yang di perankan Amitabh Bacchan,Pencipta lagu Darshan do Ghansyam, The Three Muskeeters dan lain2.


Film ini berdurasi 2 jam 37 detik atau 7237 detik. Aku ga nyangka film ini berhasil menyabet banyak penghargaan. Film ini lebih banyak menceritakan masa lalunya Jamal. Dari ia kecil sampai umur 18 tahun. Sebenarnya ada tindakan bodoh dan aku rasa sangat menjijikan
(aku harap sih Dev Patel waktu kecil ga melakukan hal itu) yang dilakukan Jamal saat kecil. Ia rela nyebur ke dalam… (ngebayanginnya ada udah enek, apalagi ngeliat sendiri) demi mendapat tanda tangan Amitabh Bacchan.


Oh iya ada yang lupa, Jamal hidup bersama Salim, kakak Jamal setelah ibunya meninggal akibat pemberontakan terhadap muslim di Juhu, tempat ia tinggal. Saat ada pemberontakan itulah ia bertemu dengan Latika. Jamal berharap Ia,Salim dan Latika bisa menjadi layaknya The Three Muskeeters. Perilaku Salim lebih parah di banding Jamal. Salim sendiri merupakan anak berandal yang suka mencuri dan bahkan berani membunuh orang. Bahkan ia pun mengusir adiknya dari hotel tempat ia,Jamal dan Latika tinggal. Oh iya Jamal dan Salim sering sekali berpisah dengan Latika. Perpisahan pertama mereka saat Jamal dan Salim kabur dari kejaran Maman dkk (seseorang yang memperkerjakan anak2 terlantar untuk mengemis dan mengamen). Perpisahan kedua saat Jamal di usir oleh Salim dan Salim tinggal bersama Latika. Kemudian saat Jamal hendak bertemu Latika, ia kembali terpisah karena Latika di tangkap oleh anak buah Javed dan Salim. Jamal tetap optimis akan bertemu dengan Latika lagi dengan cara yang baik meskipun sulit

Salim sendiri bekerja untuk Javed Khan, seorang gangster yang terkenal di Mumbai. Berarti Salim juga seorang gangster. Ia bekerja sesuai apa yang diminta oleh Javed (mungkin di suruh bunuh orang juga dilakuin kali ya) Bandingkan saja Salim dan Jamal. Salim seorang gangster dan Jamal seorang asisten dan chai wallah di call center XL 5 Mobilephone. Perbedaan yang sangat drastis antara kakak dan adik. Sampai sekarang gue masih ga ngerti apa pekerjaannya Latika karena Latika di paksa tinggal oleh Javed yang "brengsek".


Saat aku baca credits di film ini. Ternyata film ini berasal dari novel berjudul Q & A (Question and Answer).Hanya saja karakternya di ganti. Film ini menceritakan kehidupan di India dengan sangat jelas. Saat aku lihat, hampir sama dengan Indonesia. Aku rasa mirip banget sama Jakarta dan kalau boleh aku bandingkan sih lebih parah di India. Aku sempet liat orang yang nyebur ke lautan sampah yang ada di sungai pada film ini. Disgusting !




Awal cerita ini, kita akan di suguhkan dengan sebuah pertanyaan yang memilki 4 pilihan jawaban. Pilihannya seperti ini

  1. He cheated
  2. He's lucky
  3. He's genius
  4. It's Written
Di akhir cerita kita akan mengetahui jawabannya. Di akhir film ini juga ada tarian2 (bukan tarian tradisional) yang mencerminkan "India Banget". Coba deh perhatiin film2 India pasti suka ada tarian2 gitu sambil nyanyi. Ambil aja contoh film Kuch Kuch Hota Hai. (Cuma itu yang aku tau)


Jyoudan.. Jyoudan.. Back to Topic again..


Kesanku untuk film ini adalah.. PERFECT ! Mengapa kok perfect ? Karena aku bener2 senang sekali melihat film ini. Biarpun film ini lebih terkesan film india, tapi sebenarnya film ini adalah film Hollywood. Melihat film India yang di garap oleh sutradara Hollywood ini, aku rasa ini sebagai sebuah kesempatan langka. Satu2nya film bernuansa India yang sangat aku sukai. Banyak adegan pada film ini yang dialognya menggunakan bahasa Hindi. Tapi tetap saja film ini di dominasi dengan bahasa Inggris. Tapi entah kenapa saat Jamal dewasa, kok tidak ada dialog Jamal berbicara bahasa Hindi ya ? Padahal saat Jamal kecil dan remaja, sering sekali menggunakan bahasa Hindi saat bicara. Aku akui Dev Patel bukan orang India tapi dia itu orang Inggris karena dia lahir dan tinggal di sana sampai sekarang. Tapi setidaknya Danny Boyle memasukkan dialog bahasa Hindi saat Jamal dewasa.


Lalu ada satu pertanyaan yang aku akui, Dev pasti tahu banget jawabannya.. Pertanyaannya adalah.. "Cambridge Circus, which is U.K.City ?" . Dengan mantap Jamal menjawab London dan di sertai dengan alasan yang sangat tepat. Darimana Jamal bisa menjawab pertanyaan itu ya ??


Yang buat aku kagum adalah Jamal menjawab beberapa pertanyaan yang di ajukan tanpa ragu-ragu. Tapi jawabannya yang ia jawab adalah benar. You're a Brave Boy, Jamal ! Ada satu hal yang membuatku agak kesal juga. Jamal di ceritakan beragama Islam. Tapi kenapa ia menyebut nama Allah dengan pelafalan yang beda ? (maksudnya cara bacanya jadi gini -> Alah. Harusnya pelafalan yang benar seperti ini - Awlloh atau bisa juga di lafalkan >-> Owlloh) Kalau pelafalan kata "Alah " itu kalau ga salah untuk orang yang agamanya Kristen. Ga bermaksud untuk SARA. Tapi kalau Islam menyebut nama Allah bukan seperti itu. Aku sebagai orang Islam –yang masih punya banyak dosa- merasa ga terima dengan hal ini. Ya supaya ga salah paham aja sih aku hanya memperingatkan saja.


Satu hal yang bikin aku tertawa itu ngeliat ekspresinya Jamal yang seakan-akan "bodo amet".Kulihat dibeberapa scene pas kuis Who Wants To Be A Millionaire,ekspresinya itu kayak dia mau bilang "Bodo amet gua mau dapet duit berapa pun".  Kayak gini nih
Ekspresi "bodo amet"


Yah tujuan Jamal ikut kuis itu supaya Latika bisa melihatnya. Tapi entah kenapa waktu ngeliat scene pas Jamal ngebuntutin Salim dengan naik bemo,bawaannya ketawa mulu ya ? Mungkin kocak juga ngebuntutin orang dengan naik bemo.


Di bandingkan dengan The Last Airbender yang juga di bintangi oleh Dev, kurasa masih lebih bagus Slumdog Millionaire. Setelah kutonton aku mendapatkan makna bahwa


"Hidup memang kejam. Hidup adalah perjuangan. Tanpa berjuang kita tidak bisa hidup. Berjuang dan berusahalah untuk mendapatkan sesuatu dengan cara yang baik. Semoga dengan berjuang dan berusaha, kau bisa mencapai keinginan,cita-cita ataupun tujuanmu."


Film ini kuberi five star sekaligus. Semoga ada film sebagus ini lagi untuk kedepannya.




 

Senin, 01 November 2010

The Last Airbender Review

Yang mau di sharing saat ini adalah ttg film The Last Airbender.. Yah gue akui cukup senang juga bisa di filmkan secara gue suka sama nih kartun karena kartun ini menginspirasi gue membuat komik genre Action-Adeventure (sampai sekarang nih komik belum jadi). Cuma gue sangat kecewa juga dengan film ini. Tapi seklias nih film juga cukup keren. (Kata2nya jadi muter2 gini)

Gue tahu kartun Avatar : The Legend Of Aang (The Last Airbender) bakal di filmkan dari Majalah Nova bulan Januari. Tapi sih gue cuek aja karena gue merasa kayaknya bakal jadi aneh. Waktu mulai tayang nih film di bioskop, gue pun ga datang dan nonton di sana. Secara gue bukan orang yang menghambur2kan uang demi nonton, tapi menghambur2kan uang demi membeli buku dan makan.

Karena males buat jauh2 nonton ke bioskop, gue putuskan untuk menunggu filmnya bisa di download di
cinema3satu. Baru kemarin gue download nih film. Butuh hampir 2 jam buat download nih film. Setelah selesai download nih film, langsung gue tonton dah. Sebelumnya gue sempet baca salah satu trit di kaskus yang judulnya *Kelebihan dan Kekurangan "Avatar Aang : The Last Airbender Movie"* . Gue akui memang cukup mengecewakan sih membaca komentarnya. Akhirnya kemarin kuputuskan untuk mendownloadnya supaya bisa di analisis sendiri. Dan ternyata..



Eng..Ing..Eng..



VERY DISSAPOINTED !! 




Sumpah deh nih film mengecewakan banget. Kenapa gue bilang mengecewakan ? Karena ceritanya benar2 beda dengan aslinya. Ada sih yang sama tapi hanya sedikit. Inilah hal2 yang sangat membuat gue dan banyak orang kecewa dengan film ini. 

Tokoh2nya beda banget sama di versi kartunnya


(Dari atas ke bawah : Noah Ringer as Aang, Dev Patel as Prince Zuko,Nicola Peltz as Katara and Jackson Rathbone as Sokka)

 Aang
Aang merupakan tokoh utama di movie dan kartun avatar. Yang membuat gue kecewa adalah pribadi Aang yang cukup humoris, tidak ada disini. Padahal aslinya, pribadi Aang itu adalah orang yang humoris dan juga lucu. Setiap hari mukanya selalu ceria.(Kadang2 serius di waktu tertentu saja). Ngeritik sedikit kalau tokoh yang memerankan Aang sekilas mirip Ony Syahrial waktu di Tuyul dan Mbak Yul .(Gue liat sendiri emang mirip loh)
 
    


                                                    Ony Syahrial                                       Noah Ringer



Terus juga tampangnya Aang di movie ini sangatlah serius dan juga tampangnya itu selalu masang tampang kayak orang sedih dan kebingungan. Tapi gue suka sama penampilan pemeran Aang (Noah Ringer) yang keliatannya jago beladiri (Gue dapet info Noah Ringer jago banget Taekwondo)

Katara

Kenapa gue katakan beda?? Karena gue melihat sendiri disini, pribadi dan sifatnya Katara beda banget. Kalau yang di kartunnya,dia itu sifatnya keras kepala dan tampangnya cukup dewasa. Selain itu juga sifatnya Katara juga lebih dewasa dibandingkan Sokka. Nah sedangkan yang di movienya, Sifat Katara sepertinya tuh bukan orang yang keras kepala dan tampangnya terlalu "remaja banget".Nah sifat Katara tidak terlalu dewasa dibandingkan Sokka, malah Sokka yang bener2 dewasa banget. 

Sokka

Di sinilah yang cukup membuat banyak orang kecewa
  . Sokka pada awalnya merupakan tokoh kocak dan humoris pertama di avatar, tapi di movienya ? Beuh ! Ga usah di tanya2 lagi. Beda banget. Sokka di movie avatar sangatlah tidak humoris dan selalu serius (Sokka juga orang yang serius, tapi sama seperti Aang yang di saat tertentu saja). Sokka pada awalnya juga merupakan tokoh yang cukup pintar mengeluarkan ide2 cemerlang ataupun ide2 gila yang sering berhasil untuk mengalahkan musuh ataupun mengatasi masalah. Tapi di movie ini, kita ga melihat Sokka yang suka mengeluarkan ide2nya itu 

Zuko

Zuko adalah tokoh yang paling gue suka sampai sekarang di Avatar : The Legend Of Aang (habis ganteng sih
). Kalau zuko disini memang penampilannya beda banget sama aslinya. Zuko yang disini (maksudnya yang di movie) rambutnya ini malah lebih mirip yang waktu di book 2. Padahal waktu di book 1 rambutnya botak tapi di kuncir. Terus juga luka bakar di wajahnya Zuko juga beda sama yang di kartun. Kalau yang di kartun warnanya merah tapi kalau yang di movienya, malah agak ga keliatan. Kalau dari samping sih kita bisa melihat lukanya dengan jelas.Terus Zuko itu mukanya mencerminkan muka orang oriental, tapi di movienya mukanya itu muka orang india (Sumimasen, Dev-san -_-") . Terus juga entah kenapa kok di movie ini, Zuko malah lebih sangar dan suka marah2 ga jelas ya ? Tapi gue akui Dev Patel cukup keren untuk memerankan Zuko. 

Iroh

    Ini juga membuat gue kecewa. Iroh-ojiisan (kusebut gitu) berbeda dengan yang di kartun. Iroh ojiisan di kartun itu orangnya gendut dan agak pemalas.Terus juga tampangnya tuh juga menggemaskan deh (??). Tapi pas di movienya, Tampang Iroh-ojiisan tuh lebih sangar. Terus di movienya, Iroh-ojiisan juga ga gendut dan mukanya tidak menggemaskan (??). Terus juga Iroh-ojiisan di movie ini rambutnya panjang dan ga ada kuncirannya di atas :D .

    Masih banyak perbedaan antara karakter di movie dan kartun Avatar. Contohnya Raja Api Ozai yang rambutnya harusnya panjang dengan kunciran di atasnya dan janggut pendek, tapi malah rambut pendek keriting + ga ada janggutnya. Terus Laksamana Zhao yang berambut pendek + dikuncir di atasnya serta janggut pendek, tapi di movienya karakteristiknya mirip dengan Raja Ozai. Lalu Pakku-sensei (yang mengajari Aang dan Katara waktu di Northern Water Tribe ) rambutnya tidak panjang dan juga tidak di kuncir. Benar2 beda deh.

       
    Ceritanya terlalu pendek,banyak adegan yang hilang dan banyak adegan yang berbeda

      Inilah poin yang cukup penting. Cerita pada film The Last Airbender ini sangat singkat. Dimulai dari

      - saat Katara dan Sokka bertemu dengan Aang, Mereka berjalan melewati daratan es dan melihat dibawah mereka ada sesuatu yg bersinar (episode 1)

      - Fire Nation datang ke Southern Water Tribe (episode 1)

      - Aang ditangkap Zuko (episode 2)

      - Pergi ke Southern Air Temple (episode 2)

      - Team Avatar (biasa disebut begitu) pergi ke Southern Earth Kingdom (kalau ga salah namanya itu), tapi di tangkap oleh pasukannya Ozai.

      - Setelah mengusir pasukan Fire Nation dengan bantuan warga dari Southern Earth Kingdom, mereka diberi gulungan pengendali Air.

      - Zuko dan Iroh di undang makan oleh Zhao, Tapi Zhao malah menceritakan ttg mengapa Zuko mendapatkan luka dan di usir dari Fire Nation sebelum menangkap Avatar

      -Zuko dan Iroh pergi ke Northern Earth Kingdom. Zuko memanggil seorang anak kecil (culun deh mukanya) dan memintanya untuk menceritakan ttg dirinya sendiri (maksudnya nyeritain si Zuko)

      - Aang memutuskan pergi ke Northern Air Temple, tapi terkena jebakan Zhao. Ia ditolong oleh seseorang bertopeng yang dinamakan Blue Spirit –yang sebenarnya adalah Zuko- (episode 13)

      - Team Avatar pergi ke Northern Water Tribe, Fire Nation juga ikut kesana untuk menyerang Northern Water Tribe. (episode 18 )

      - Zuko melawan Katara, Katara di kalahkan dan Zuko membawa Aang ke suatu ruangan di Northern Water Tribe (episode 19)

      - Zhao dibunuh oleh 4 orang dari suku Air.

      - Aang menggunakan avatar Statenya secara sadar untuk menyerang pasukan Fire Nation dengan ombak besar (episode 20)



      Yang tulisannya gue beri warna merah itu adalah adegan2 yang berbeda dengan aslinya dan bahkan ga ada adegan seperti di kartun .

      Mereka berjalan melewati daratan es dan melihat dibawah mereka ada sesuatu yg bersinar
      Harusnya sih saat itu mereka sedang berada di perahu kecil. Katara marah2 pada Sokka.Amarah Katara yang ternyata membuat air juga ikut terkendali membuat suatu batu es bulat yang besar muncul dari dalam laut.
      Zuko dan Iroh di undang makan oleh Zhao, Tapi Zhao malah menceritakan ttg mengapa Zuko mendapatkan luka dan di usir dari Fire Nation sebelum menangkap Avatar
      Ga ada adegan ini, yang ada Iroh menjelaskan pada kru kapal mengapa Zuko bisa mendapatkan luka itu dan di usir dari Negara Api oleh Ozai.
      tapi di tangkap oleh pasukannya Ozai.
      Tidak ada adegan ini di kartunnya
      Setelah mengusir pasukan Fire Nation dengan bantuan warga dari Southern Earth Kingdom, mereka diberi gulungan pengendali Air.
      Bukan seperti ini ceritanya, Katara mendapat gulungan pengendali Air dengan mencuri dari perampok. (mencuri dari pencuri)
      Aang memutuskan pergi ke Northern Air Temple
      Bukan pergi ke Northern Air Temple, tapi saat ia pergi untuk mencari obat buat Katara dan Sokka, mereka ditangkap oleh pasukan Pemanah Yu-Yan.
      Zuko dan Iroh pergi ke Northern Earth Kingdom. Zuko memanggil seorang anak kecil (culun deh mukanya) dan memintanya untuk menceritakan ttg dirinya sendiri (maksudnya nyeritain si Zuko)
      Ga ada adegan ini dalam kartunnya
      membawa Aang ke suatu ruangan di Northern Water Tribe
      Harusnya di bawa ke suatu gua yang berada di atas Northern Water Tribe
      Zhao dibunuh oleh 4 orang dari suku Air.
      Sebenarnya Zhao di bunuh oleh Aang saat ia dalam keadaan Avatar State
      Aang menggunakan avatar Statenya secara sadar untuk menyerang pasukan Fire Nation dengan ombak besar
      Harusnya ia menggunakan avatar state dalam kondisi tidak sadar dan ia menyerang pasukan Fire Nation dengan masuk ke dalam air yang berbentuk seperti monster (bantuan dari Ocean Spirit)


      Banyak adegan yang hilang di sini yang juga penting seperti

      - Aang dkk pergi ke pulau Kyoushi dan bertemu Suki (ini yang penting karena Suki muncul di book kedua dan ketiga)

      - Aang dkk bertemu dengan Jet (Jet juga muncul di book kedua)

      - Aang dkk pergi ke sebuah desa bertemu dengan Bibi Wu, seorang peramal

      - Aang dkk bertemu dengan Bato, salah seorang warga dari Southern Water Tribe

      - Aang dkk pergi ke Omashu

      - Aang dkk pergi ke Fire Temple untuk berbicara dengan Avatar Roku

      - Aang dkk pergi ke sebuah desa yang diganggu oleh roh

      - Aang bertemu dengan Jeong Jeong yang mengajarinya mengendalikan api (tapi karena tanpa sengaja melukai Katara, Aang tidak mau mengendalikan api)

      - Pakku-sensei tidak mau mengajari Katara karena ia perempuan (sedangkan di filmnya Pakku-sensei tetep ngajarin)

      - Ada pertarungan antara Katara dan Pakku-sensei. (Ini yang bikin gue kecewa berat karena ini adegan yang paling gue suka)

      - Yue dan Katara mengawasi Aang yang sedang meditasi

      -Saat meditasi, Aang bertemu dengan roh pencuri wajah



      Yah ini poin penting dalam suatu film.. Adegan banyak yang berbeda dan ceritanya terlalu singkat semakin membuat banyak orang kecewa dengan film live action ini.Adegan yang ga penting di adain, tapi yang penting malah ga ada. Makin kecewa aja dah !


       
      Banyak tokoh2 yang hilang (tidak muncul dalam cerita) Nah ini adalah poin penting kedua setelah adegan. Banyak2 tokoh yang ga muncul dalam movie ini, antara lain.

      -Haru (pengendali bumi). Tapi Aang dkk bertemu dengan anak kecil yang merupakan Earthbending

      -Jet si pendekar (anggap saja begitu)

      -Bibi Wu (peramal)

      -Raja yang memerintah di Omashu. Kalau ga salah namanya Bumi. (dia muncul lagi di book ketiga dan kedua)

      -Jeong Jeong (orang yang mengajari Aang mengendalikan api. Gue lupa dia muncul lagi apa nggak)

      -Roh yang menyerang suatu desa (muncul sesudah Aang bertemu roh pencuri wajah )

      Dan yang paling penting adalah

      -Suki (dia akan muncul di book kedua dan ketiga untuk bergabung dengan teamnya Aang )

      -Avatar Roku (Avatar Roku juga sangat penting karena Aang adalah reinkarnasi dari dirinya. Tapi yang nongol hanya naganya Avatar Roku.)

      Tokoh2 yang paling penting malah ga ada. Nanti gimana kalo mau bikin Book yang keduanya ?? Padahal mereka akan muncul di book kedua dan juga akan muncul lagi di book ketiga. Payah nih !



      Kekurangan lain dari film ini adalah

      - Adegan saat Aang berada di Spirit World hampir selalu sama

      - Firebender tidak bisa mengendalikan api jika tidak ada api. (Ini yang membuat gue bingung kenapa zuko membawa obor, lalu ia letakkan di sekelilingnya)

      - Tokoh2 terkesan kaku saat akting

      - Tokoh2nya bahkan ada beberapa yg tidak cocok untuk memerankan seorang Karakter di film ini.

      - Appa dan Momo aktingnya hanya sedikit di film ini dan mereka seharusnya banyak bertindak seperti di kartunnya

      - Wajah Ozai yang sebenarnya muncul di book pertama. Padahal di book pertama belum pernah muncul sama sekali

      - Topeng Blue Spirit-nya Zuko beda dengan aslinya dan kalau menurut gue malah mirip topeng Leak (lebih nyeremin topeng yang ada di filmnya dibandingkan kartun). Udah gitu di topengnya itu dilengkapi dengan rambut pula. Padahal di kartunnya tidak begitu. Terus juga topeng Blue Spirit entah kenapa ada lubang mulutnya ya?? Padahal di kartunnya nggak. Kalau lubang mata sih pastinya ada.

      - Aang bisa masuk ke Spirit World kapan saja. Padahal dia harus bermeditasi dahulu

      - Aang masuk dalam Avatar State dalam kondisi sadar, bukan tidak sadar (di anggap seperti kerasukan)

      - Nama Aang di panggil "Ang" bukan "Eng"

      - dan masih banyak sekali kekurangan dari film ini


      Ada juga yang sempet protes karena banyak banget orang2 India di The Last Airbender .Gue juga akui itu sih.



      Untuk kelebihan pada film ini adalah

      - Karakter Yue mirip dengan versi kartunnya

      - Efek2 pada film ini sangat bagus, apalagi dalam element bending

      - Lokasi pada film ini di buat sama persis dengan aslinya

      - Akting pemeran Zuko,Iroh dan Yue cukup bagus dan hampir mirip dengan aslinya [tapi yang paling mirip Cuma Yue dan Iroh] (gue memuji bukan karena gue suka Dev Patel, Tapi memang menurut gue akting mereka cukup bagus)



      Gue berharap sih untuk kedepannya, Mr. M.Night Shyamalan bisa membuat "The Last Airbender : Book 2" dan "The Last Airbender : Book 3" dengan baik tanpa ada kekurangan tertentu karena kekurangan pada "The Last Airbender : Book One" ini banyak sekali. Terutama jika anda yang terpilih untuk membuat film ini lagi. Sungguh Book One sangat mengecewakan sekali bagi penonton yang sebagian besar adalah pencinta kartun Avatar. Sebenarnya kasus ini hampir serupa dengan Bleach Live Action yang trailernya sudah muncul, tapi kritikannya banyak karena efek dan pemerannya yang kurang bagus dan pas.


      Gue sangat setuju dengan perkataan salah satu kaskuser bahwa film The Last Airbender ini lebih cocok di perankan oleh orang2 Asia, terutama Asia Timur (Jepang,Cina,Korea,Taiwan). Setelah gue menonton film ini, gue pun berpikiran memang orang2 berwajah oriental yang sangat cocok untuk memerankan tokoh2 di The Last Airbender ini. Hampir sebagian besar tokoh2 di Avatar : The Legend Of Aang menggunakan nama2 yang mencerminkan orang Asia Timur.


      Gue yakin seyakin-yakinnya bahwa film ini cukup membuat banyak penonton kecewa berat. Bagi yang sudah menonton, nikmati saja kekecewaan itu seperti saya J dan juga bagi yang tidak menontonnya, bersyukurlah karena anda tidak akan merasakan kecewa. Gue aja yang nonton shock banget karena banyak yg mengecewakan di sini.




      Penilaian gue untuk film ini adalah 7,5 saja


      N.b : Bagi yang mau download filmnya biar penasaran mengecewakan apa nggak, monggo klik link di bawah ini

      Resiko kecewa ditanggung sendiri ya